Kebayang ga belajar tapi tidak pernah bosan dan otak tetap enjoy
melahap semua materi pelajaran? Hmmm… mungkin sebagian dari kita akan
mengatakan "Tidak! Belajar itu susah dan membosankan!". Jika Anda
termasuk salah satunya, maka tak salah bila artikel ini akan membantu
Anda mengatasi masalah tersebut.

Salah satu konsep belajar cepat yang bagus dan tentunya juga
menyenangkan adalah konsep MASTER yang terdapat dalam buku Accelerated
Learning for the 21st Century. Istilah MASTER di sini adalah singkatan
dari Motivating your mind, Acquiring the information, Searching out
the meaning, Triggering the memory, Exhibiting what you know, dan
Reflecting what you've learned.

Mau tau secara detailnya, simak penjelasannya berikut ini:

1. Motivating your mind (memotivasi pikiran)

Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting
sekali. Berapa banyak orang yang berusaha untuk belajar tanpa
motivasi? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk
"penderitaan". Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah
sadar otak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif!
Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang
yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan.
Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati mempersilakan
informasi untuk masuk.

2. Acquiring the information (memperoleh informasi)

Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan),
auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan).
Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai
dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya
belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita
akan lebih cepat menangkap informasi.

3. Searching out the meaning (menyelidiki makna)

Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus
berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti
mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam.
Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami
konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang
yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ?

4. Triggering the memory (memicu memori)

Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus
mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa.
Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan
angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka
yaitu "14″ dari "3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita
mengingat fakta. Singkatan seperti "MASTER" merupakan salah satunya.
Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated
Learning kalau kita memakai singkatan "MASTER".

5. Exhibiting what you know (memamerkan apa yang anda ketahui)

Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita
harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan
ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi!
Misalnya seorang guru kadang lebih cepat paham dan menguasai materi
pelajarannya tentang materi pelajarannya setelah dia mengajarkannya
pada murid-muridnya.

6. Reflecting what you've learned (merefleksikan bagaimana Anda belajar)

Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti
mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa? Sebab setiap orang punya cara
belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti
mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan
ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba,
mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan
seterusnya. Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita
akan semakin tajam dan cocok dengan kita.

Begitulah enam langkah konsep MASTER. Sebenarnya belajar itu memang
menyenangkan, hanya cara pandang dan cara belajar kita saja yang
selama ini perlu kita pernaiki. Selamat mencoba! Dan temukan
kesenangan belajarmu!


Siapa sih yang tak ingin menjadi orang yang menyenangkan? Disukai bayak orang dan punya banyak teman? Menjadi sosok menyenangkan sebetulnya berkaitan dengan sifat atau bawaan lahir. Ada orang yang sejak dilahirkan atau sejak kecil cenderung pendiam, ada juga yang sejak kecil memang sudah cenderung ceria atau bahkan pemarah.

Namun Anda jangan risau, menjadi seseorang yang menyenangkan tak perlu harus mengubah jati diri Anda. Jika pada dasarnya Anda memiliki sifat pendiam, tertutup dan penyendiri, Anda tetap bisa menjadi orang yang menyenangkan dengan menyimak tips-tips berikut ini.

Membuka Diri dan Menerima Perubahan

Segala sesuatu akan berubah, Anda harus menyadari itu. Perubahan dan perkembangan bahkan hampir dialami oleh semua aspek kehidupan, seperti alam, karier, jaman, gaya hidup, bahkan sifat manusia pun dapat berubah. Dalam karier, Anda harus mau menerima perubahan-perubahan yang terjadi, misal menerima kenyataan bahwa bos baru Anda ternyata usianya jauh lebih muda dari Anda. Membuka diri terhadap hal-hal baru atau sesuatu yang sifatnya terus berkembang akan menempatkan Anda dalam posisi ‘di dalam’ bukan ‘di luar’. Jangan segan-segan menyambut jabat tangan orang lain yang ingin berkenalan dengan Anda. Atau kalau perlu, Andalah yang seharusnya memulai berkenalan dengan orang lain. Membuka diri terhadap hal-hal baru atau sesuatu yang sifatnya terus berkembang akan menempatkan Anda dalam posisi ‘di dalam’ bukan ‘di luar’karena Anda telah menjadi bagian dari hal-hal baru tersebut. Jika perubahan-perubahan itu mengarah kepada sesuatu positif, maka jangan merasa terganggu. Biarkanlah diri Anda menjadi orang yang terbuka dan menerima perubahan.

Belajar Mendengar

Menjadi pendengar yang baik bagi kawan, sahabat atau rekan kerja Anda adalah sesuatu amat penting. Jangan biarkan diri Anda terjebak dengan egoisme pribadi dengan menjadikan Anda sebagai ‘narasumber’ sementara orang lain harus mendengarkan Anda. Sekaranglah saatnya menjadi pendengar yang baik. Dengarkanlah dengan baik, keluh kesah, masukan, bahkan kritikan dari orang lain. Jika ada seserang yang berkeluh kesah pada Anda, jangan memotong pembicaraannya, biarkan dia menyelesaikan unek-unek atau isi hatinya. Jangan memberi opini atau pendapat sebelum ia meminta Anda. Dan jadilah orang yang bersikap netral tatkala Anda menjadi tempat curhat beberapa orang yang berbeda.

Jaga Rahasia dan Dapat Dipercaya

Menjadi orang yang menyenangkan termasuk didalamnya adalah sanggup menyimpan rahasia pribadi orang lain. Ketika seseorang menceritakan pengalaman yang sifatnya pribadi kepada Anda, sebetulnya orang tersebut percaya pada kejujuran Anda untuk memegang rahasia. Maka, jangan sia-siakan kepercayaan itu dengan mengumbar-ngumbar rahasia orang lain.

Mengingat Nama Orang Dengan Baik

Seseorang akan merasa sangat dihargai jika Anda mengingat namanya. Oleh karena itu ingat baik-baik nama-nama orang yang pernah berkenalan atau pernah dekat dengan Anda.

Menghindari Kubu-Kubuan

Jika Anda bergaul dalam satu kalangan dimana terdapat dua kubu atau lebih yang berseteru. Sebaiknya Anda menghindari masuk ke dalam salah satu kubu manapun. Biarkan diri Anda menjadi orang yang independen dan diterima di semua kubu.

Senang Humor

Barangkali ini syarat mutlak menjadi seseorang yang menyenangkan. Humor atau candaan ini penting jika Anda ingin menjadi orang yang menyenangkan. Bukan berarti Anda harus menjadi pelawak atau harus melucu di depan lingkungan Anda. Melainkan Anda harus memiliki selera humor yang baik dan dapat mengukur kapan waktunya bercanda dan serius.

Followers